logo

Rencana Induk Pengembangan (RIP)

Pada era globalisasi dan informasi saat ini, tantangan yang dihadapi oleh STIT Syarif Abdurrahman Singkawang ke depan akan semakin kompleks. Pada sisi lain STIT Syarif Abdurrahman Singkawang harus tetap dan semakin eksis.

Keberadaan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syarif Abdurrahman Singkawang sejak dini sangat diharapkan oleh masyarakat Kabupaten Sambas dan Kabupaten Bengkayang umumnya serta masyarakat Kota Singkawang khususnya. Hal ini disebabkan oleh beberapa hal, antara lain :

  1. Mayoritas masyarakat Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang dan Kota Singkawang   adalah pemeluk agama Islam;
  2. Masyarakat Kabupaten Sambas khususnya pernah memiliki seorang ulama besar yaitu Syech Muhammad Basuni Imran; dan nuansa dimensi tersebut juga dirasakan oleh masyarakat muslim Kabupaten Bengkayang dan masyarakat muslim Kota Singkawang.
  3. Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang dan Kota Singkawang sebelumnya tidak memiliki Perguruan Tinggi Islam, sehingga banyak diantara tamatan Madrasah Aliyah sederajat yang melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Islam yang ada di Pontianak dan di Pulau Jawa;
  4. Daerah Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang dan Kota Singkawang masih sangat memerlukan sarjana Islam terutama Sarjana Pendidikan Islam dalam upaya peningkatan kualitas keagamaan ummat serta meningkatkan kualitas Madrasah Ibtidaiyah, Tsanawiyah dan Aliyah.
  5. Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Syarif Abdurrahman Singkawang menjadi tempat untuk melahirkan para muballigh muda dan tokoh agama di masyarakat

 
Beberapa indikator tersebut di atas adalah merupakan kekuatan dan sekaligus kesempatan bagi STIT Syarif Abdurrahman Singkawang untuk terus eksis menjawab keinginan masyarakat.